Sabtu, Juni 07, 2008

Demam EURO 2008 sudah datang..

Hanya beberapa jam lagi pembukaan Euro 2008 atau Piala Eropa akan dimulai, tapi demam Euro ini sudah merambah pecinta olahraga terpopuler dimuka bumi ini dari setahun terakhir. Kita ketahui hajatan Euro ini adalah yang terbesar kedua setelah piala dunia. Enam belas kesebelasan terbaik dari benua biru tersebut akan bertanding memperebutkan supremasi tertinggi sepakbola di Eropa.

Gaung Euro 2008 ini sudah terasa di tanah air tercinta, hampir satu tahun terkahir, beberapa televisi yang merupakan media partner Euro 2008 sudah meluncurkan program-program menjelang Euro, baik berupa iklan maupun road show untuk memeriahkan hajatan terbesar dibenua Eropa ini.

Walaupun Gaung Euro di Indonesia sempat terganggu dengan kenaikan BBM dan tregedi monas seminggu yang lalu, tapi pecinta sikulit bundar tetap saja mempersiapkan diri dalam menyambut hajatan ini. Karena pecinta sepakbola lebih menjunjung tinggi sportivitas. Semoga dengan menyaksikan pertandingan-pertandingan terbaik di Euro 2008 ini, bangsa Indonesia lebih kondusif lagi dan bisa mencegah terjadinya tindakan-tindakan anarkis yang bisa mengganggu keutuhan bangsa dan bernegara.Aminn..

MP

Ricuh Monas dan kenaikan BBM

Pada hari Minggu 1 Juni 2008 minggu lalu, saya terjebak macet jalan Sudirman Jakarta sekitar pukul 11.00 wib, niat mau bawa keluarga jalan-jalan ke suatu mall dikawasan tersebut harus buyar karena ada gerak jalan dari massa PDI-P dalam rangka memperingati hari kelahiran Pancasila yang tepat jatuh pada hari itu. Ribuan massa dan kader PDI-P memerahi Jakarta pada siang itu, malah diklaim massa berjumlah 150.000 orang. Bisa dibayangkan dengan jumlah sebanyak itu jalan-jalan diseputaran tugu monas sudah pasti tertutup dan ternyata pihak aparat lalulintas sudah memberlakukan penutupan arus lalin di kawasan monas tersebut.

Bukanlah kemacetan yang menjadi kekecewaan saya, tetapi tiga jam setelah kemacetan itu saya mendapat sms dan info dari radio nasional, kalau sudah terjadi kericuhan di taman monas antara massa Front Pembela Islam (FPI) dengan massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). Melihat kericuhan terjadi di ring-1 dimana istana negara hanya beberapa meter dari lokasi, pastilah aparat kepolisian siaga penuh dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terlebih lagi pada pagi harinya 150.000 massa PDI-P melaksanakan gerak jalan ditempat yang sama. Tetapi jika kita melihat rekaman kericuhan melalui televisi, sepertinya aparat kepolisiian tidak terlihat dalam pengamanan atau mungkin aparat kepolisian sibuk mengatur arus lalulintas?

Kericuhan monas tersebut ternyata bisa menyedot perhatian media dan masyarakat,hingga satu minggu terjadinya kericuhan tersebut media masih menjadikan berita utama, karena dampaknya yang sangat besar dielemen masyarakat, malah bisa mengarah ke konflik horizontal antar ormas islam jika pemerintah tidak peka terhadap masalah utama dari keruicuhan tersebut yaitu masalah aliran Ahmadiyah.

Tragedi monas ini ternyata bisa mengalihkan perhatian kita mengenai kenaikan BBM, seperti diketahui demo-demo mahasiswa dan elemen masyarakat menolak kenaikan BBM terhenti sejenak dengan tregedi monas ini, malah sepertinya media lebih membesar-besarkan berita tragedi monas daripada berita dampak kenaikan BBM yang sudah sangat terasa bagi masyarakat pada umumnya. Semoga tragedi monas ini bukan menjadi isu pengalihan perhatian terhadap dampak kenaikan BBM.Aminn

MP 7 Juni 2008

Minggu, Juni 01, 2008

Ramai-ramai jadi calon RI-1...

Pemilihan umum dan pilpres masih setahun lagi, tapi gaung pencalonan untuk posisi presiden sudah terasa jauh-jauh hari, bahkan dari akhir 2006 lalu, mulai dari wacana sampai pendeklarasian tokoh dan elite politik untuk mencalonkan kader atau ketua umum partainya.
Sebut saja mantan gubernur DKI Sutiyoso sudah mendeklarasian diri untuk tampil dalam pilpres nanti, begitu juga ketua dewan syuro PKB versi muktamar parung KH.Abdurrahman Wahid, ada mantan presiden yang juga ketua umum PDI-P Megawati Soekarnoputri sudah diplot partainya untuk tampil lagi di 2009 nanti malah sudah dikuatkan dalam rakernas PDI-P di Makasar beberapa hari lalu, dan terakhir adalah tampilnya ketua umum PAN Soetrisno Bachir untuk nekat maju di pilpres nanti setelah partai matahari terbit tersebut mengadakan Rapimnas di Surabaya kemaren.

Disamping empat calon diatas masih ada lagi calon yang masih malu-malu atau belum saatnya melaunch diri untuk maju, sebut sajacalon incumbent presiden SBY, walaupun partai demokrat sudah memberikan sinyal untuk tetap mendukung SBY dalam pilpres nanti, tapi SBY masih tersenyum sipu jika ditanya wartawan mengenai hal tersebut, dan mengatakan belum tepat untuk membicarakan saat ini, konon partai demokrat akan mendeklarasikan pencalonan SBY pada bulan september nanti. Sementara partai-partai besar sudah sibuk mempersiapkan pilpres, partai pemenang pemilu 2004 Golkar masih menyusun kekuatan dan membenahi mesin politik nya, apalagi Golkar kalah telak dibeberapa pilkada ditanah air. Ketua umum partai Golkar Yusaf Kalla sudah dipersiapkan untuk maju lagi, apalagi partai Golkar sudah meberi sinyal untuk mentiadakan sistem konvensi dalam penjaringan calon presiden seperti yang pernah dilakukan partai ini pada tahun 2004 lalu, hal ini yang membuat gerah mantan ketua umum Golkar Akbar Tandjung yang menginginkan sistem konvensi tetap dilaksanakan. Hal ini membuat kesempatan Akbar maju dari partai pohon beringin ini pupus, sebaliknya ketua umum Golkar sangat kuat untuk menjadi calon tunggal dari Golkar. Selain JK di Golkar juga beredar nama Sri Sultan Hamengkubuwono X yang banyak didukung oleh ormas dan praktisi untuk maju dalam pilpres mendatang.

Jenderal TNI (purn) Wiranto juga sudah jauh hari memberi sinyal untuk ikut berpartisipasi membenahi bangsa ini dengan hati nurani, seperti slogan iklannya dibeberapa media, malah pertengahan Mei ini Wiranto menyerang presiden SBY dalam sebuah iklan mengenai janji presiden SBY yang tidak ditepati. Partai Hanura kayaknya sudah mempersiapkan diri untuk ikut pemilu perdana partai yang dipimpin mantan Pangab ini. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih belum memberikan sinyal apapun mengenai calon presiden nanti, konsituen partai ini masih sabar menunggu, apalagi PKS berhasil memenangi beberapa pilkada, terutama pilkada di dua daerah besar yakni Sumatera Utara dan Jawa Barat, mesin politik PKS sepertinya sudah berderu kencang sejak pilkada DKI tahun lalu, walaupun calon PKS Adang Dorojatun kalah untuk menjadi DKI satu, tapi hasil suara yang di proleh Adang 38,62% sangatlah mengejutkan partai-partai lain. Ini membuktikan para kader PKS dan konsituen nya loyal terhadap partai.Apakah dipilpres nanti PKS bisa buktikan? Kita lihat saja nanti.

Hajatan demokrasi dan maraknya pencalonan untuk menjadi presiden pada pilpres 2009 yang akan datang terusak dengan keputusan pemerintah menaikkan BBM sebesar 28.70% minggu lalu, ini akan menjadi ancaman bagi calon incumbent pada pilpres nanti, dan akan menjadi bola panas dalam kampanye para pesaingnya. Ternyata kita tidak harus menunggu 2009, para elite sudah gonjang ganjing mengenai kebijakan pemerintah yang tidak berpihak ke rakyay ini. Semoga ini tidak mempengaruhi pesta demokrasi yang kurang setahun lagi akan kita laksanakan, demi kebangkitan bangsa dari keterpurukan yang sudah hampir ketitik nadir,Amin..
MP

Sabtu, Mei 31, 2008

Lagi-lagi KPK buat gebrakan...

Tanpa disangka dan diduga KPK melakukan sidak ke kantor Bea dan Cukai (BC) Tanjung Priok Jakarta pada Jumat 30 Mei 2008 pada pukul 09.45 WIB dan berakhir hampir pukul 23.30 malam. Bukanlah sidak ini yang menjadi berita sesungguh nya tapi hasil dari pemeriksaan di lemari dan laci serta mobil para pegawai kantor Bea dan Cukai Tanjung Priouk tersebut ditemukan puluhan hingga ratusan juta rupiah. Sepertinya dugaan dan prasangka masyarakat selama ini kalau di BC memang sering beredar uang siluman hampir terbukti.

Komentar dan tanggapan pun bermunculan di media, hampir semua mendukung langkah yang diambil oleh KPK tersebut, dan meminta KPK lebih mengintensifkan lagi sidak ke lembaga-lembaga pemerintah lainnya yang sarat dugaan korupsi dan gratifikasi.
Mari kita tunggu lagi apa gebrakan terbaru dari KPK. Selamat dan salut buat KPK. Sukses
MP

Selasa, Mei 27, 2008

BERATNYA BEBAN HIDUP DI INDONESIA...

Reformasi sudah berjalan 10 tahun di tanah air ini, tapi perubahan dibidang ekonomi belum terasa dampaknya, baru dibidang hukum, politik dan kebebasan pers yang sangat terasa di era reformasi ini, padahal yang sangat dibutuhkan rakyat adalah kemakmuran dan ketenangan dalam menjalankan kehidupan ini.
Hal tersebut tidak terlepas dari masalah ekonomi,seperti ketersediaan bahan pokok, terjangkaunya harga dan ini akan membuat daya beli masyarakat meningkat,ekonomi rakyat berjalan kalo kita mau bicara prinsip ekonomi.

Sangat bertolak belakang saat ini, untuk memproleh bahan pokok rakyat harus antri dan harga terkadang tidak terjangkau oleh masyarakat lapis bawah. Contohnya bisa kita liat 1,5 tahun terakhir, masyarakat sangat sulit memproleh minyak goreng,miyak tanah,beras dan sekarang gas elpiji yang baru saja program konversi mitan ke gas diluncurkan pemerintah awal maret lalu.Ini bertanda bahwa masih banyaknya spekulan yang bermain dalam penguasaan bahan pokok untuk mendapat keuntungan sesaat.seperti adanya yang menimbun mitan,gas dan beberapa bahan pokok.

Puncaknya adalah pada awal mei ini pemerintah melalui menteri keuangan menjelaskan akan adanya kenaikan harga BBM karena minyak dunia yang sudah sangat tinggi dan alasan lainnya adalah untuk menyelamatkan APBN,ternyata dampak dari penjelasan menkeu tersebut berdampak sangat negatif bagi masyarakat luas khususnya golongan menengah kebawah, kenapa? harga-harga kebutuhan pokok langsung naik,malah stok terkadang sangat terbatas,,BBM juga demikian,belum pengumuman resmi mengenai kenaikan masih sekedar rencana,tapi BBM sudah sulit diproleh dibeberapa kota di tanah air,dan pertamina pada tgl 15 mei membuat surat edaran keseluruh SPBU untuk pembatasan pembelian BBM. Polisi juga menemukan banyak kasus penimbunan BBM oleh oknum-oknum yang ingin memproleh keuntungan dengan kenaikan BBM ini.
BBM tidak naikpun sebenarnya beban hidup rakyat sudah semakin berat,apalagi jika dinaikkan,,rakyat akan semakin terjepit dan bisa-bisa akan mengakhiri hidupnya seperti beberapa kasus bunuh diri yang terjadi dibeberapa daerah.

Kenaikan BBM tidak bisa dihindari setelah pemerintah mengumumkan secara resmi,dengan kenaikan rata-rata 28.70%,,akan berdampak langsung bagi masyarakat,kebutuhan pokok sudah meroket lagi,tarif angkutan juga memberi sinyal naik,dan berbagai kebutuhan lain mengukutinya.Secara langsung akan membuat rakyat semakin terjepit dan bisa-bisa mohon maaf "mati berdiri" karena tdk sanggup lagi menanggung beratnya beban hidup di tanah air ini,apakah pemerintah sudah mengkaji dalam-dalam dan matang sebelum membuat kebijakan yang notabene sangat berdampak bagi rakyat? walaupun pemerintah memberikan uang "minta maaf nya" dalam program bantuan langsung tunai (BLT) ke 19,1 juta rakyat di 10 kota Indonesia yang menurut data BPS miskin,tapi ini bukanlah solusi dari semua permasalahan bangsa ini,harusnya pemerintah lebih peka dalam menyikapi kehidupan bernegara dan berbangsa ini.kalo tidak rakyat semakin tertindas oleh para pemimpinnya sendiri,jadi slogan beratnya hidup di Indonesia benar-benar menjadi kenyataan.semoga hal ini tidak terjadi.

MP 25 Mei 2008

Minggu, Mei 25, 2008

Akhirnya BBM Naik juga....

Setelah hampir sebulan polemik kenaikan BBM terkatung-katung alias belum jelasnya kapan pengumuman resmi pemerintah utk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak. Akhirnya tepat pukul 22.15 WIB tanggal 23 Mei 2008 mentri ESDM dan beberapa mentri terkait mengumumkan secara resmi kenaikan BBM setelah sebelumnya para mentri kabinet rapat terbatas dengan presiden RI.
Hampir disemua SPBU di kota Jakarta dipenuhi pengantri yang ingin membeli BBM dengan harga sebelum pukul 00.00, tapi sebenernya bukan antrian itu yang menjadi masalah, tapi karena terlalu lamanya polemik kenaikan harga tersebut diumumkan pemerintah, berakibat harga-harga kebutuhan pokok sudah merambat naik sejak mentri keuangan mengumumkan adanya wacana kenaikan BBM di awal bulan Mei itu,sampai-sampai Pertamina menerbitan edaran untuk pembatasan pembelian BBM di SPBU-SPBU, yang berakibat banyaknya protes dari masyarakat.

Sampai puncaknya para mahasiswa yang terkabung dalam BEM Se Indonesia melakukan long March ke Istana Negara untuk melakukan protes terhadap rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM, moment ini disesuaikan dengan 10 tahun reformasi dan 100 kebangkitan nasional, demo-demo juga terjadi hampir di seluruh nusantara, agendanya cuma satu menuntut pemerintah untuk tidak menaikan harga BBM.
Tapi ternyata pemerintah "nekat" menaikkan harga BBM setelah sebelumnya mengkaji dan meluncurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang pernah digulirkan pemerintah pada tahun 2005 saat pemerintah menaikkan harga BBM pada tahun tersebut. Protes juga datang dari elemen-elemen masyarakat, para politisi, pengamat ekonomi sampai birokrat di daerah yang menolak program BLT jilid 2 tersebut, dengan alasan yang beragam. Beberapa Fraksi di DPR juga melontarkan penolakannya terhadap rencana kenaikan BBM tersebut, sampai sampai ada yang mengusulkan hak angket, interpelasi dan "pemakzulan".

Tapi semua itu dianggap angin lalu oleh pemerintah, karena akhirnya pemerintah tetap menaikkan BBM dengan alasan untuk mengamankan dan menyelamatkan APBN, bukannya menyelamatkan rakyat dan bangsa, dengan kenaikan rata2 sebesar 28.70% harga baru BBM resmi naik pada pukul 00.00 tanggal 24 Mei 2008 kemaren, ternyata masalah baru terjadi untuk bangsa ini,harga harga lansung naik, para pengusaha angkutan yang terkabung dalam organda juga memberi sinyal akan menyesuaikan tariff setelah kenaikan harga BBM.Beban hidup masyarakat semakin sulit dan terjepit, dipredikisi akan bertambah orang yang akan dimiskinkan dengan kenaikan BBM ini, walaupun pemerintah memberikan BLT ke 19.1 juta jiwa yang katanya orang miskin di 10 kota di Indonesia.Tapi itu tidaklah menjadikan masalah bisa diatasi dengan daya beli masyarakat yang semakin menurun dan hampir putus asa saat ini.

Semoga pemerintah bisa berpihak ke rakyat kecil, disinilah peran pemerintah dalam membantu dan mengangkat taraf hidup rakyatnya, mungkin dengan kenaikan minyak dunia yang tidak terbendung ini, pemerintah bisa menghemat di sektor2 strategis lain dan mengefisiensi pemakaian BBM dan energi seperti yang selama ini dicanangkan pemerintah, dampak yang terjadi dengan kenaikan BBM ini sangat luas, kalo pemerintah mau berpikir ulang, kebijakan tidak populis ini bisa berakibat fatal, rakyat menjadi korban.Semoga kita sebagai rakyat bisa tabah dan tetap berjuang dalam menjalankan kehidupan kita, dan semoga ALLAH SWT memberikan ketabahan dan kekuatan Iman dalam menyikapi kenaikan ini. Aminn

MP

Sabtu, April 26, 2008

KPK versus DPR

Hampir satu bulan anggota komisi IV DPR RI AAN ditahan KPK karena diduga melakukan tidak pidana korupsi pengalihan fungsi hutan di Bintan, hampir sebulan juga kita "disibukkan" dengan berita berita mengenai penangkapan yang bersangkutan di basement salah satu hotel di kawasan mega kuningan. Seperti kontroversi barang bukti berupa uang, maupun adanya pihak lain yang juga tertangkap bersama AAN, tapi kontroversi yang paling baru adalah tidak diberikannya ijin oleh pimpinan DPR kepada pihak KPK untuk mengeledah ruangan kerja anggota DPR tersebut di lantai 16 gedung DPR Senayan.
Apakah ini gambaran adanya ketidakharmonisan dari kedua lembaga tersebut? Allahua'lam...

Semoga ini tidak mencerminkan kemunduran dalam penegakan hukum di tanah air, terutama dalam penuntasan korupsi yang semakin menggila.
MP